Cara Memulai Bisnis Roti Kekinian dan Instagramable

Tulip Chocolate

Roti menjadi salah satu makanan yang paling populer di Indonesia, sehingga layak dijadikan sebagai opsi ladang bisnis. Hampir semua orang Indonesia mengkonsumsi roti, baik sebagai makanan utama atau sekedar menjadi cemilan. Kalau Anda mulai berpikir untuk membuka usaha bakery, cobalah mengetahui cara memulai bisnis roti yang bisa menarik banyak pengunjung ini.

Masyarakat Indonesia, terutama kawula muda, umumnya senang dengan objek yang bisa menyegarkan mata, termasuk roti. Mereka juga terdorong untuk mempublikasikan kehidupan mereka ke media sosial. Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pebisnis roti agar mereka bisa menciptakan roti yang inovatif dan tentunya estetik. Tulip akan memberikan tips memulai bisnis roti kekinian yang bisa Anda praktekkan sendiri.

Cara Memulai Bisnis Toko Roti dari Langkah Terkecil

Everything bigger starts from zero, artinya bisnis yang besar pun harus dimulai dari langkah nol pula. Saat memulai usaha toko roti, Anda harus melakukan beberapa cara kecil seperti di bawah ini:

1. Menentukan Jenis Roti yang Dijual

Langkah pertama membuka bisnis toko roti yang harus Anda lakukan adalah menentukan jenis roti yang akan dijual pada toko Anda. Tahap ini sangat penting, karena akan menjadi trademark bisnis toko roti Anda. Anda bisa mulai dari dua jenis roti, yaitu roti manis dan roti asin.

Untuk produk roti manis, wajib hukumnya menyediakan roti cokelat, baik disajikan dengan topping, coating, atau filling cokelat yang lezat. Jangan salah, cokelat dianggap sebagai lima cemilan favorit orang Indonesia, jadi pasti ada peluang yang besar untuk memasarkan roti cokelat Anda.

Sedangkan untuk produk roti asin, Anda bisa mulai dengan roti dengan topping abon atau isian daging. Pastikan juga rasanya enak dan bentuknya juga menarik, sehingga bisa menarik perhatian orang saat melihat galeri roti Anda.

2. Menentukan Bahan dan Dapur yang Digunakan

Setelah memilih jenis roti yang digunakan, Anda juga harus menentukan bahan yang tepat untuk membuat produk roti Anda. Bahan yang tepat akan meningkatkan kualitas produk Anda, jadi jangan sampai Anda salah memilih bahan baku. Contohnya untuk roti cokelat tadi, Anda bisa menggunakan Chocolate Cream sebagai isian roti sehingga menghasilkan rasa yang lumer di lidah. 

Bisa juga menyajikan roti dengan topping yang menarik, seperti taburan meses yang warna-warni dan pastinya menarik perhatian pembeli. Intinya, gunakan bahan yang sesuai untuk jenis roti yang sudah dibuat.

Jangan lupa, perhatikan juga dapur yang digunakan untuk membuat roti. Sekalipun Anda manfaatkan dapur rumah untuk membuka toko roti Anda, buka berarti Anda bisa sembarangan. Anda tetap harus memperhatikan kebersihan dan keamanan dari dapur rumah Anda tesebut. Dengan begitu, roti yang dibuat pun tidak hanya enak, tapi juga sehat dan aman dikonsumsi pelanggan.

3. Memperhatikan Lisensi Toko

Dalam menjalankan bisnis toko roti, keseriusan Anda bisa dilihat dari lisensi yang dimiliki oleh toko tersebut. Bila berencana membuka toko dalam skala besar, perhatikan lisensi apa yang berlaku sesuai dengan lokasi usaha Anda.

Sebagai pebisnis, kita juga harus rajin melakukan riset agar usaha yang kita jalankan berhasil. Termasuk masalah lisensi dan perizinan ini, Anda harus bisa mengetahui apa saja dokumen yang dibutuhkan sehingga bisnis tetap bertahan.

4. Meneliti tentang Kompetitor Bisnis

Riset tentang kompetitor juga harus diperlukan, sehingga Anda mampu membuat toko roti yang unik dan beda dari mereka. Pembeli pastinya ingin merasakan sesuatu yang berbeda, jadi cari tahu bisnis roti yang dilakukan oleh kompetitor.

Setelah mengetahuinya, jangan diam saja. Waktunya Anda berkreasi dalam menciptakan toko roti yang unik dan unggul, baik dari segi bahan yang digunakan atau tampilan roti yang dijual.

5. Melakukan Promosi

Jangan lupa mempromosikan bisnis roti Anda karena itulah nyawa dari setiap usaha. Zaman yang sudah berkembang ini, manfaatkan teknologi pemasaran digital yang canggih untuk memasarkan roti Anda.

Teknik pemasaran Word-of-Mouth (WOM) juga masih relevan digunakan sebagai teknik pemasaran, jadi promosikan juga usaha ini ke keluarga dan teman dekat. Niscaya, mereka akan dengan senang hati membantu memasarkan usaha Anda ke pelanggan-pelanggan baru dan juga jaringan yang lebih luas lagi.

Lima cara memulai bisnis roti di atas bisa menjadi langkah awal dalam menciptakan toko roti yang semakin berkembang hari demi harinya. Selalu ingat, bisnis roti yang laku harus inovatif dan pastinya menggunakan bahan cokelat dari Tulip yang selalu unggul.

Dapatkan Penawaran

Leave a Comment

Blog posts

Related Articles.

Tulip Chocolate

3 Ide Bisnis Roti Kekinian dengan Coklat Tulip

Roti merupakan salah satu hidangan sarapan yang disukai oleh banyak orang dan Anda dapat...

Read more
Tulip Chocolate

Mengenal 4 Perbedaan Pastry dan Bakery dalam Bisnis

“Serupa tapi tak sama”, peribahasa ini cocok untuk menggambarkan perbedaan pastry dan bakery....

Read more